KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Rina Iriani, mendadak naik meja karena terdesak warga yang menyerbu pasar murah menjalang Lebaran. Warga rela berdesakan karena khawatir tidak mendapatkan barang karena banyak stan yang kosong.
Melihat pemimpinnya terdorong, petugas Satpol PP langsung meminta warga mundur. Imbauan itu tak diiraukan dan mereka terus berdesakan karena mereka takut tidak kebagian gula pasir, telur, dan beras, yang dijual cukup murah.
Selain berdesak-desakan di stan pasar murah yang dilayani oleh orang nomor 1 di Karanganyar itu, ratusan warga pun sebelumnya harus antre sejak pagi untuk menukarkan kupon. Padahal warga pemegang kupon sudah mengantre sejak pukul 06.00 WIB, namun pasar murah baru dibuka pukul 07.30 WIB.
Sejumlah bahan kebutuhan pokok dijual dalam bentuk paket dengan harga terjangkau. Dua kilogram gula pasir dijual seharga Rp17 ribu, sementara, beras Rp30 ribu per kilogram, dua kilogram minyak goreng Rp15 ribu, dan telur ayam Rp1 ribu per butir.
Panitia yang menyediakan paket sembako berisi tiga kilogram beras, dua kilogram mentega dan satu kilogram minyak goreng dengan harga Rp40 ribu. Selain sembako, pasar murah itu juga menyediakan sirup, susu, baju bekas, kue lebaran, sepatu, bunga hingga jilbab.
"Saya dapat empat kupon untuk terigu, minyak goreng, telur dan mentega. Harganya lumayan murah dibanding pasar dan toko," jelas salah seorang pengunjung, Masni Hasan (55) saat ditemui di sela antrean pasar murah, di Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (30/7/2013).
Sementara itu, Bupati Karanganyar Rina Iriani, mengatakan tujuan pasar murah yaitu meringankan beban warga kurang mampu. Apalagi sejumlah harga barang melonjak setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu.
"Semua Satuan Kerja di Karanganyar kami kerahkan untuk pasar murah ini. Biar nantinya warga bisa ceria berlebaran dan tidak ada beban lagi karena melonjaknya kebutuhan pokok," katanya.
Dia menambahkan, pasar murah itu juga sekaligus menjadi program pemberian bantuan kepada warga tidak mampu yang belum menerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).