Sapi Kurban dari Tukang Becak Diarak Keliling Kampung

Arie Yoenianto, Jurnalis
Selasa 15 Oktober 2013 16:44 WIB
Bambang (kanan) memegang sapi kurbannya (Foto: Arie Yoenianto/Koran Sindo)
Share :

PASURUAN - Raut wajah Bambang (52) tak pernah berhenti memancarkan kegirangan. Tukang becak yang mendermakan tabungannya untuk berkurban seekor sapi itu kini menjadi pusat perhatian warga Kampung Pucangan, Kelurahan Purworejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Seusai melaksanakan Salat Id di Masjid Al Ikhlas pagi tadi, seekor sapi yang dibeli Bambang seharga Rp13 juta itu diarak keliling kampung. Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas pun mengiringinya dengan salawat.

Tak cuma sapi milik Bambang, hewan kurban lainnya juga diarak. Acara tersebut merupakan tradisi dan syiar Islam Hari Raya Kurban. Syiar tersebut diharapkan bisa memberikan motivasi kepada warga untuk mendermakan sebagian harta mereka untuk berkurban.

Dengan mengenakan baju koko dan kopiah, Bambang seolah tak ingin jauh dari sapi yang dibelinya dari hasil menabung selama bertahun-tahun. Ia baru melepaskan tali ikatan sapi itu setelah takmir masjid bersiap-siap menyembelih hewan kurban yang diserahkannya.

“Saya sangat senang bisa melaksanakan kurban. Ini sudah menjadi cita-cita saya sejak lama. Alhamdulillah,” tuturnya, Selasa (15/10/2013).

Niat tulus dan ikhlas penarik becak biasa mangkal di selatan Alun-Alun Kota Pasuruan itu pun memantik perhatian Wakil Wali Kota Pasuruan, Setiyono. Usai melaksanakan Salat Id di Masjid Jami Al Anwar, Setiyono, menyempatkan hadir menyaksikan kegembiraan warganya.

“Saya begitu terenyuh mendengar ada seorang tukang becak berkurban seekor sapi. Padahal sebagai penarik becak, ia juga kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya,” ungkapnya.

Menurut Setiyono, berkurban sebenarnya dianjurkan kepada orang yang mampu secara ekonomi. Apa yang dilakukan Bambang diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi masyarakat berkecukupan untuk melakukan hal yang sama.

“Berkurban yang dilakukan orang-orang seperti Pak Bambang ini lebih bagus dibanding orang yang mampu secara ekonomi. Insya Allah, segala sesuatu yang dilakukan dengan ikhlas, Allah akan diberikan imbalan yang baik pula,” tandasnya.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya