SURABAYA - Diduga karena kepanasan, 13 ekor sapi ditemukan mati di atas kapal yang sedang sandar di Terminal Kalimas, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Belasan sapi ini, berada di KLM Nusantara Indah asal Kabupaten Nusa Tenggara Barat. Sapi-sapi tersebut sudah dua hari di atas kapal itu.
Kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar mengatakan, pihaknya mendapat laporan terkait kejadian ini sekira pukul 11.00 WIB. "Tadi pemilik kapal melaporkan sudah 10 ekor sapi yang mati, sampai pukul 11.00 WIB, bertambah tiga ekor lagi," kata Lily, Kamis (18/9/2014).
Selanjutnya, polisi menurunkan anggota ke lokasi untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Termasuk meredam emoasi pemilik sapi agar tidak melakukan tindakkan yang berlebihan.
Menurut Lily, persoalan bongkar muat adalah kewenangan dan Syahbandar Pelabuhan Tanjung Perak dan otoritas pelabuhan. "Polisi hanya melakukan pengamanan saja," katanya.
Sementara itu, di lokasi kejadian, Aziz Ismail, pemilik sapi-sapi tersebut mengatakan, jumlah sapi yang diangkut kapal sebanyak 250 ekor. Ratusan sapi ini berangkat dari Pelabuhan Bima pada Minggu 15 September sekira pukul 21.00 WIB.
Kemudian tiba di Surabaya pada Selasa 16 September sekira pukul 23.00 WIB. Kata Azis, sapi-sapi tersebut memang dipersiapkan untuk Idul Qurban dan akan dikirim ke Jabodetabek dan Jawa Barat. "Memang sapi-sapi ini untuk hewan kurban akan dikirim ke Jabodetabek dan permintaan dari Jawa Barat," kata Pengusaha sapi ini.
Atas insiden ini, Azis mengaku kesal kepada pihak pengelola pelabuhan. Pasalnya, semua syarat administrasi sudah dipenuhi namun belum juga bisa melakukan bongkar muat.
Akibat kematian ini, ia merugi sekitar Rp100 Juta. "Sekarang saja kami sudah merugi lebih dari Rp100 juta, jika semakin lama di sini, sapi-sapi kami semakin banyak yang mati, dan kerugian kami akan semakin besar," pungkasnya.
Selain KLM Nusantara Indah, tepat di belakangnya ada KLM Mitra yang juga mengangkut ratusan sapi asal Bima. Sementara KLM Nusantara Indah berada di samping dermaga penyeberangan Ujung-Kamal milik PT ASDP, di ujung sungai Kalimas Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.