PROBOLINGGO - Ratusan jamaah Aboge di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, baru melaksanakan Salat Id hari ini. Jamaah Aboge berlebaran Idul Adha 1434 Hijriah satu hari lebih lama dibanding ketentuan pemerintah.
Salat Id di antaranya dilaksanakan di sebuah musala di Desa/Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Sekira 150 jamaah Aboge, pria dan perempuan, mengikuti dengan khusyuk Salat Id dan khotbah.
“Bukan berbeda, karena kami memiliki pedoman dalam penghitungan,” ungkap Brudin, seorang tokoh jamaah Aboge, Rabu (16/10/2013).
Dalam menentukan jatuhnya Idul Adha maupun Idul Fitri, jamaah Aboge berpatokan pada Tahun Baru Islam. Untuk tahun ini, Idul Adha jatuh pada hitungan Sar-Pat-Ji atau 16 Oktober 2013.
Dengan sistem penghitungan ini, mereka pun sudah bisa menentukan jatuhnya Idul Fitri dan Idul Adha sampai lima tahun mendatang.
Ia berharap, perbedaan penentuan jatuhnya Lebaran ini tidak dipermasalahkan.
Sementara itu, usai salat, jamaah bersalaman dan makan bersama. Tak lupa mereka melaksanakan penyembelehan hewan kurban. Pada tahun ini, jamaah Aboge hanya menyembelih satu ekor kambing.
Selain di Kecamatan Leces, jamaah Aboge di Kecamatan Bantaran dan Dringu, juga baru melaksanakan Salat Id hari ini.
(Anton Suhartono)