Timur Pradopo Wariskan "Misteri" Penembakan Polisi ke Tangan Sutarman

Arief Setyadi , Jurnalis
Senin 28 Oktober 2013 11:27 WIB
Foto: Runi S/Okezone
Share :

JAKARTA – Mantan Kapolri Jenderal Timur Pradopo meminta maaf lantaran acara serah-terima naskah memori kepada Kapolri terpilih, Komjen Sutarman, tertutup untuk media massa.
 
"Pertama, mohon maaf karena seperti ini (tertutup), sekali lagi tanpa mengurangi rasa hormat," katanya, seusai acara serah-terima naskah memori kepada Kapolri Komjen Sutarman di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2013).
 
Timur pun mengaku dalam acara tersebut menyampaikan hal-hal yang harus dipertanggungjawabkan kepada Sutarman.
 
"Apa saja sesuai program saya. Intinya secara formal, saya sudah membuat laporan yang sudah dilaksanakan dan belum dilaksanakan, dan Pak Tarman bagian dari tugas yang saya laporkan tadi, lebih akselerasi untuk melanjutkan apa yang sudah dan belum dilaksanakan," jelasnya.
 
Salah satu poin yang disampaikan, kata Timur, menyangkut kasus penembakan terhadap anggota polisi yang hingga kini belum terungkap.
 
Seperti diketahui, acara tersebut dilakukan secara tertutup. Awak media yang diundang menghadiri kegiatan itu ternyata tidak diizinkan meliput. Kegiatan ini merupakan serah-terima naskah memori yang menggambarkan capaian kinerja dan program baik yang sudah dilakukan Timur maupun yang belum terlaksana kepada Sutarman.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya