NEW YORK - Pemerintah Filipina menyatakan jumlah korban tewas akibat Topan Haiyan mencapai 2.357 jiwa. Namun jumlah berbeda dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menyebut korban mencapai 4.460 jiwa.
Hingga saat ini jumlah korban masih belum dapat dipastikan. Pihak Pemerintah Filipina bahkan mengkhawatirkan korban tewas akan terus bertambah.
Dalam sebuah pertemuan di markas PBB di New York, Juru Bicara PBB Farhan Haq mengatakan, jumlah korban tewas saat ini mencapai 4.460 jiwa. Angka tersebut didapat Haq dari Pemerintah Filipina sendiri. Demikian diberitakan Associated Press, Jumat (15/11/2013).
Namun di Filipina, pihak pemerintah masih bersikeras dengan jumlah korban tewas mencapai 2.357 jiwa. Untuk sementara belum ada pernyataan resmi dari pihak Filipina mengenai jumlah korban yang dikeluarkan oleh PBB.
Sebelumnya, PBB mengakui pihaknya telat untuk mengerahkan bantuan kepada wilayah yang hancur akibat topan di Filipina. Mereka mengakui tidak bertindak cukup cepat untuk membantu korban selamat.
Kepala Bantuan Kemanusiaan PBB Valerie Amos mengatakan, besarnya bencana menjadi tantangan bagi pendistribusian logistik bagi warga yang membutuhkan bantuan. Setelah sepekan bencana melanda, masih ada beberapa daerah yang belum mendapatkan bantuan.
(Fajar Nugraha)