Pemerintah Harus Perhatikan Fenomena Cabe-cabean

, Jurnalis
Minggu 22 Desember 2013 17:38 WIB
Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)
Share :

JAKARTA - Istilah cabe-cabean sedang booming di kalangan anak muda masa kini. Kendati istilah tersebut melekat pada anak baru gede (ABG), cabe-cabean juga diartikan sebagai hal yang negatif.

"Cabe-cabean bukan istilah untuk semua anak-anak alay, tapi juga istilah anak-anak yang nakalnya kelewatan. Eksistensi mereka juga berlebihan dan mencari perhatian di masyarakat," tutur mahasiswa STIE Trisakti Ticen Kurniawan, saat berbincang dengan Okezone, Minggu (22/12/2013).

Selain itu, gadis "cabe-cabean" juga identik dengan motor balap liar, di mana mereka digunakan sebagai pemuas nafsu sang juara balap liar.

"Tapi istilah cabe-cabean juga kerap dipakai para ibu-ibu yang mungkin geram dengan tingkah laku anak-anak zaman sekarang. Kecil-kecil cabai rawit," tambah cowok jurusan Sistem Akuntansi Informasi ini.

Lain lagi dengan pendapat Ayu Kusuma Wardhani. Mahasiswa yang sedang mengemban ilmu di Universitas Trisakti itu mengatakan jika fenomena istilah cabe-cabean hanya sebagai lucu-lucuan belaka.

"Lucu saja, anak alay ternyata kalau mau dilihat lebih kreatif, namun sayangnya berlebihan, dan mereka tidak punya wadah untuk menyalurkan kreatifitasnya, jadi sayang sekali kalau enggak ditampung," tambah cewek kelahiran November 1989 itu.

Melihat fenomena tersebut, keduanya pun kompak berkomentar para alay ini harus mendapatkan edukasi yang maksimal dari kedua orangtuanya. Serta diberi perhatian yang cukup agar para anak muda ini berada di jalur yang benar.

"Mereka harus banyak diedukasi dan perhatian dari orangtua juga berperan sangat penting terhadap masalah ini. Di sisi lain, kemungkinan mereka tahu apa yang dilakukan, namun karena butuh perhatian, aksi mereka ini sebagai bentuk protes," jelas pria yang akrab disapa Ican itu.

Ayu menambahkan, selain orangtua dan lingkungan sekitar, pemerintah juga berperan penting dalam membentuk karakter anak muda demi kemajuan bangsa Indonesia.

"Jadi mereka cuma butuh perhatian yang lebih baik, dengan didukung pendidikan dan wawasan yang luas. Lingkungan dan pemerintahan juga harus, karena kalau dilihat, kondisi anak muda saat ini sudah sangat memprihatinkan," tutup Ayu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya