Dirut PT KAI: Jalur Perlintasan Kereta Harus Dibuat Satu Arah

Angkasa Yudhistira, Jurnalis
Senin 23 Desember 2013 20:08 WIB
Ilustrasi (Foto:Okezone)
Share :

JAKARTA - Belajar dari kecelakaan maut antara KRL dan Truk tangki BBM di Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, Dirut PT KAI, Ignatius Jonan, meminta pada seluruh pimpinan daerah untuk memberlakukan jalur satu arah. Terutama di perlintasan yang dilalui jalan sempit.

"Kenapa? Karena kalau d Pondok Betung itu dua arah sangat berbahaya. Lebar jalannya itu, saya kira enggak ada ya kira-kira 10 meter dan itu termasuk bahu jalan. Saya pikir satu arah saja supaya mengurangi bahaya kecelakaan di perlintasan," ujarnya saat ditemui di Gedung Pengayoman, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2013).

Selain itu, Jonan menegaskan perlunya dibangun underpass atau flyover pada setiap perlintasan kereta sebagai upaya pencegahan kecelakaan.

"Sebab, kalau buat jalan kereta itu tidak relevan sebenernya itu mau satu arah atau dua. Tapi kalau saran kami untuk menghindari potensi kecelakaan di perlintasan itu satu arah lebih efektif," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, menjelaskan, pihaknya telah memberlakukan sistem satu arah di perlintasan Bintaro selama 24 jam. Diimbau kepada masyarakat yang akan menuju Bintaro dan Ulujami untuk melalui Jalan Kesehatan pada sore hari dan Jalam Cempaka pada pagi hari.

"Nanti tembus ke Pesanggarahan lewat terowongan underpass Masjid Bintaro. Itu akan lebih baik, tidak membahayakan, efektif dan masyarakat harus mematuhi," kata Pristono.

(K. Yudha Wirakusuma)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya