JAKARTA- Ratusan warga korban banjir di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara mengungsi. Warga masih trauma dengan banjir besar yang menerjang pemukimannya, beberapa pekan lalu.
Seorang warga, Suswati (35) menuturkan, banjir kiriman dari Bogor kembali datang sekira pukul 19.00 WIB, Sabtu 22 Februari 2014. Saat itu, dia dan keempat anaknya sedang berada di dalam rumah.
"Air masuk ke rumah setelah magrib. Puncaknya pukul 20.00 WIB. Banjir seperti air bah sangat deras. Rumah saya langsung terendam banjir," kata wanita asal Tegal itu kepada Okezone di pengungsian, Minggu (23/2/2014).
Suswati bersama puluhan warga saat ini berlindung di kolong jembatan Kampung Melayu yang juga berhadapan langsung dengan Kali Ciliwung. Mereka membuat gubuk-gubuk sederhana. Banjir semalam, juga menyapu bersih gubuk-gubuk itu.
Istri dari Nuriman tersebut hanya berhasil menyelamatkan sebuah lemari plastik. "Ya bagaimana lagi, kita bukan warga asli Jakarta, makanya mengungsi di sini," ucapnya.
Dia berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan makanan kepada warga yang tinggal di kolong jembatan Kampung Melayu. "Kami belum mendapat bantuan apa-apa sejak pagi tadi," tutupnya.
(Tri Kurniawan)