GARUT - Ambruknya Jembatan Bangbayang di Kampung Bangbayang, Desa Karya Mulya, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebabkan seorang hilang.
Asep Hasidin (29) hanyut di sungai bersama angkotnya saat jembatan yang berada di jalur alternatif Cijapati, penghubung Garut-Bandung, itu ambruk pada dini hari kemarin.
Hasan, ayah Asep, tampak mendatangi lokasi sejak Senin (4/3/2014) pagi, untuk mencari kabar mengenai pencarian anaknya. Ia berharap anaknya masih selamat.
Sementara itu, bangkai angkot sudah ditemukan sekira satu kilometer dari jembatan ambruk dan teronggok di dasar sungai Cibangbayang. Evakuasi sulit dilakukan karena minimnya peralatan serta lokasi yang jauh dari jalan raya.
Bangkai kendaraan tersebut hanya diikat pada sebatang pohon agar tidak hanyut terbawa arus.
Sementara itu, perbaikan jembatan dimulai hari ini sekira pukul 11.00. Material dan alat berat sudah didatangkan ke lokasi.
KSUP Bina Marga Jawa Barat, Rosa, menjelaskan, skenario perbaikan jembatan adalah menempatkan rangka bely atau rangka baja di lokasi jembatan yang putus. Pihaknya juga akan memasang tujuh pilar, masing-masing sepanjang 21 meter, untuk menopang jembatan.
Meski demikian, perbaikan tersebut bersifat sementara agar jalur alternatif tersebut bisa digunakan. Ssedangkan perbaikan secara permanen menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang sejak Minggu 2 Maret 2014 petang menyebabkan meluapnya Sungai Cibangbayang. Jembatan Bangbayang tidak sanggup menahan arus deras sungai hingga ambruk.
Saat kejadian, angkot yang dikendarai Asep dan sebuah sepeda motor sedang melintas di jembatan tersebut. Asep terbawa bersama kendaraannya sementara pengendara sepeda motor selamat.
(Anton Suhartono)