Fakta & Spekulasi Malaysia Airlines (2)

Rani Hardjanti, Jurnalis
Jum'at 14 Maret 2014 14:26 WIB
Interior pesawat Boeing jenis 777-200ER. (Dok : seatmaestro.com)
Share :

NEW YORK - Situasi pencarian pesawat Malaysia Airlines sangat tidak bisa diprediksi. Setiap petunjuk lokasi sudah didatangi dilakukan pencarian, tetapi masih tangan hampa.

Saat ini peneliti terus mengurai fakta dengan hati-hati. Setiap spekulasi dari fakta yang ada terus ditelusuri, guna mencari pesawat bernomor MH370.

Berikut lanjutan fakta dan dugaan dari hilangnya pesawat Malaysia Airlines, seperti dikutip CNN, Jumat (14/3/2014).

Fakta
Pengendali lalu lintas udara Subang, di luar Kuala Lumpur, kehilangan kontak dengan pesawat di atas laut, antara Malaysia dan Vietnam.

Seorang pejabat senior Angkatan Udara Malaysia Selasa 11 Maret mengatakan, bahwa pelacakan radar mendeteksi adanya penerbangan 1 jam, 10 menit sesaat hilang kontak. Radar menditeksi penerbangan di atas Pulau Perak, pulau yang sangat kecil di Selat Malaka. Pulau itu letaknya ratusan mil dari rute penerbangan Kuala Lumpur-Beijing. Apalagi rute itu berlawanan arah dari jalur semestinya.

Namun para pejabat Malaysia lainnya membantah laporan itu. Kemudian pada Rabu 12 Maret, pemerintah Malaysia memublikasikan catatan radar bahwa tidak mendeteksi sebuah pesawat tidak dikenal di Selat Malaka. Hingga kini denyut sinyal yang ditangkap oleh radar Subang belum tuntas, apakah pesawat itu penerbangan MH370 .

Analisa
Konsultan
Federal Aviation Administration dan mantan Kapten Angkatan Udara AS Kit Darby

Mungkin ada masalah listrik, dan adanya sistem daya cadangan. Bahwa sistem daya cadangan dirancang akan menyala sekitar satu jam jika pesawat dalam masalah.

Jadi spekulasi pilot berbalik masuk akal dan sekitar satu jam kemudian, pesawat bisa menjadi tidak bisa terbang.


Fakta
CEO Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya mengatakan dulu pesawat pernah mengalami kerusakan di ujung sayap. Tetapi telah diperbaiki oleh Boeing dan pesawat jet itu aman untuk terbang.

Analisis
Konsultan Federal Aviation Administration Keith Wolzinger
Pesawat kapan saja bisa mengalami kerusakan, meski sudah diperbaiki sesuai ketentuan standar keamanan. Itu semacam bendera peringatan,

Para ahli sepakat Boeing 777 adalah salah satu pesawat yang paling bisa diandalkan di dunia. Dalam perkembangannya sejarah penerbangan, produksi Boeing adalah yang paling aman dan teruji keamanannya.

Saya sudah berdiskusi dengan para kolega.  itu tunduk pada beberapa pengujian yang paling ketat dalam sejarah penerbangan komersial. Saya telah berbicara dengan rekan-rekan, dan kami semua bingung dengan fenomena ini. Kehandalan mesin pesawat Boeing paling sempurna. Seharusnya ini adalah pesawat yang aman.

(Bersambung)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya