Selain Buruh, Mahasiswa Ikut Geruduk Istana

Tari Oktaviani, Jurnalis
Jum'at 02 Mei 2014 17:59 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Puluhan orang buruh menggeruduk Istana Negara untuk menyampaikan aspirasinya dalam memperingati hari buruh sedunia yang jatuh tanggal 1 Mei. Selain buruh, puluhan mahasiswa juga ikut berdemo di depan Istana Negara.  
 
Mereka menyerbu Istana Negara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei.
 
Puluhan orang dari kelompok mahasiswa yang mendemo Istana Negara ini terbagi dalam dua kubu. Dua kubu tersebut yaitu, dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan kubu lainnya tergabung dalam Mahasiswa Bersatu (MASSA) yang terdiri dari Front Mahahasiswa Nasional (FMN), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), SMI, BEM Unisma dan Senat Fisip Unisma.
 
Kelompok massa KAMMI ini menuntut enam hal kepada pemerintah terkait pendidikan nasional. Antara lain, mendesak pemerintah mewujudkan jaminan pendidikan nasional untuk pendidikan gratis, mendesak pemerintah menghapuskan pendidikan mahal, mendesak KPK untuk menyelidiki korupsi di Kemendiknas, dan mendesak pemerintah mengangkat seluruh guru menjadi PNS.
 
Di samping itu, massa KAMMI juga menuntut pemerintah segera mengevaluasi dan menutup Jakarta International School (JIS) yang terlilit kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak didiknya.
 
"Evaluasi dan tutup JIS dan mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu mewujudkan JAMDIKNAS" demikian tulisan tuntutan yang dibentangkan dalam spanduk massa aksi tersebut.
 
Sementara itu, kubu MASSA menuntut pemerintah dan semua elemen bangsa melawan kapitalisme pendidikan, mencabut undang-undang pendidikan tinggi dan mewujudkan pendidikan gratis.
 
Pantauan Okezone di lokasi, ratusan anggota Kepolisian dan Brimob pun mulai memperketat penjagaan.

(Misbahol Munir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya