SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah menemukan belasan ribu kertas suara rusak untuk Pemilihan Presiden 2014. Menurut Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah, Teguh Purnomo, kerusakan kertas suara terjadi hampir di semua kabupaten atau kota.
"Dari 35 Kabupaten-Kota di Jawa Tengah, setidaknya ada 34 Kabupaten-Kota yang terdapat surat suara rusak," kata Teguh di kantornya, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (4/7/2014).
Selain itu, kata Teguh, Bawaslu Jawa Tengah juga menemukan 21 Kabupaten atau Kota kekurangan kertas suara. "Data kami per 2 Juli 2014, masih ada 11.385 surat suara rusak dan ada kekurangan surat suara sebanyak 130.557. Itu tersebar hampir di semua Kabupaten-Kota di Jawa Tengah," ungkap Teguh menambahkan.
Menurut Teguh, kertas suara rusak terbesar ditemukan di Kabupaten Kebumen sebanyak 2.762 kertas, Kabupaten Cilacap 982 kertas, Kota Salatiga 825 kertas, Kabupaten Banjarnegara 583 kertas, dan Kabupaten Purbalingga 511 kertas.
Adapun, kekurangan surat suara terbesar di Kabupaten Banyumas 72.600 kertas, Kabupaten Cilacap 22.912 kertas, Kabupaten Blora 6.491 kertas, Kabupaten Rembang 6.124 kertas dan Kabupaten Pemalang 3.337 kertas.
"Kami berharap kekurangan dan kerusakan surat suara teresebut untuk segera direspon oleh KPU Provinsi Jawa Tengah. Mengingat waktu terus berjalan, dan surat suara merupakan komponen penting yang harus masuk kotak suara dalam keadaan tersegel," ungkap Teguh.
Teguh mengingatkan agar KPU Kabupaten-Kota juga melengkapi berita acara penyimpanan untuk mengamankan surat suara rusak.
"Karena ini rawan disalahgunakan pihak-pihak tertentu. Begitu juga terkait kekurangan surat suara yang ada, dokumen kekurangan harus jelas dan transparan," beber mantan Ketua KPU Kabupaten Kebumen tersebut.
(Muhammad Saifullah )