YOGYAKARTA - Kaca loket tiket Sriwijaya Air di Bandara Adisucipto Yogyakarta dipecah oleh seorang pria berinisial TH (65). Ia kesal karena merasa tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan mengenai keterlambatan datangnya pesawat.
Humas Bandara Adisucipto Yogyakarta, Faizal Indra Kusuma, membenarkan insiden yang terjadi pada Senin 4 Agustus sekira pukul 21.00 WIB tersebut.
“Yang bersangkutan tidak mendapat jawaban yang memuaskan dari pihak Sriwijaya Air sehingga terjadi pemecahan kaca,” kata Faizal kepada Okezone, Selasa (5/8/2014).
Ia menjelaskan, pelaku meminta keterangan kepada petugas tiket terkait keterlambatan kedatangan pesawat bernomor penerbangan SJ234 rute Palembang-Jakarta-Yogyakarta.
“Terkait kejadian tersebut yang bersangkutan bersedia menanggung segala kerusakan dan sudah memberikan biaya perbaikan,” ucapnya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, TH berada di Bandara Adisucipto untuk menjemput anak perempuannya yang tengah hamil tujuh bulan dari Palembang. Sedianya pesawat tersebut mendarat di Bandara Adisucipto pukul 19.45 WIB, namun hingga pukul 20.30 WIB pesawat belum berangkat dari Jakarta dengan alasan ada kerusakan teknis.
Sekira pukul 21.00 WIB, pria yang bekerja sebagai PNS di Solo itu ditelefon putrinya dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang untuk mengabarkan bahwa dirinya sakit serta kakinya mengalami bengkak karena menunggu keberangkatan pesawat terlalu lama.
Ditengarai karena mencemaskan kondisi putrinya, TH mendatangi loket check in Sriwijaya Air untuk meminta penjelasan. Namun, diduga karena tidak mendapatkan jawaban memuaskan, TH memukul kaca loket dengan tangan kosong hingga pecah. Tangan TH mengalami sobek akibat terkena pecahan kaca.
(Dian AF)