YOGYAKARTA - Kerusakan atau pecahnya kaca loket tiket penerbangan Sriwijaya Air di Bandara Adisucipto Yogyakarta belum diperbarui. Kaca bening sebagai pembatas antara petugas tiket dan konsumen itu diganti dengan papan tripleks.
Pantauan Okezone hingga siang ini, kaca bening yang dipecah tadi malam itu belum diganti dengan kaca yang baru. Terlihat, papan tripleks warna putih seukuran jendela menutupi bekas kaca yang pecah.
Terdapat plastik latban warna hitam membentang horizontal sebagai perekat agar papan tersebut tidak jatuh ke lantai.
Beberapa perempuan yang bertugas di bagian tiket tersebut enggan memberi komentar kepada awak media. Mereka berdalih tidak mengetahui apa yang terjadi karena tidak bertugas saat kejadian tersebut tadi malam.
Sementara beberapa pengunjung ada yang bertanya-tanya perihat 'ketidaknyaman' melihat pemandangan tersebut, sebab pembatas dari papan tripleks putih itu dianggap tidak rapi dalam pemasangan.
"Itu kok dikasih tripleks, engak rapi juga pemasangannya," kata pengunjung yang tak ingin ditulis namanya kepada Okezone, Selasa (5/8/2014).
Setelah mendapat informasi kalau terjadi pengerusakan oleh pengunjung, pria tersebut hanya tersenyum. Dia tak ingin menyalahkan baik pelaku pengerusakan ataupun penjaga tiket yang dianggap tidak memberikan jawaban memuaskan.
Sebelumnya, Humas Bandara Adisucipto Yogyakarta, Faizal Indra Kusuma membenarkan adanya peristiwa pengerusakan kaca hingga pecah yang terjadi pada Senin, 4 Agustus tadi malam sekira pukul 21.00 WIB tersebut.
Dia menduga pelaku berinisial TH (65) emosi lantaran tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Pemecahan kaca itu bermula saat pelaku meminta keterangan pada petugas tiket Sriwijaya Air di Bandara Adisucipto Yogyakarta, terkait keterlambatan kedatangan pesawat No Fligh SJ234 yang melakukan perjalanan Palembang-Jakarta-Yogyakarta.
"Terkait kejadian tersebut yang bersangkutan bersedia menanggung segala kerusakan dan sudah memberikan biaya perbaikan," ucapnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)