BOGOR - Seorang ibu, Rohanah rupanya turut menjadi korban dari perkelahian remaja yang terjadi di Kampung Layungsari Kelurahan Empang Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Ia disetrum oleh pelaku, H dan D yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan merupakan anak anggota polisi.(Klik: Gara-Gara Perkelahian Remaja, Massa Geruduk Polsek Bogor Selatan)
Salah seorang saksi, Putra mengatakan Rohanah disetrum saat mencoba melerai perkelahian antara anaknya, Anton dengan para pelaku pada Kamis lalu. Saat itu, Arman dan Rafi tidak membawa senjata sedangkan pelaku membawa senjata seperti parang dan alat setrum.
"Waktu itu, Saya dan Anton mau nyoba misahin pas Arman sama Rafi berantem. Tapi malah saya dan Anto yang dipukulin, dan Anton tangannya kena sabetan parang dan disetrum juga. Bu Aroh (Rohanah) ngeliat Anto disetrum pengen nolongin, tapi malah dia juga kena setrum," ungkap Putra saat ditemui di Kantor Polsek Bogor Selatan, Minggu (17/8/2014).
Lanjutnya, usai Rohanah disetrum, para pelaku langsung melarikan diri. Anton langsung dilarikan ke rumah sakit karena terluka akibat bacokan di lengannya. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian.
Sebelumnya, puluhan warga mendatangi kantor Polsek Bogor Selatan untuk mempertanyakan tindak lanjut dari laporan yang telah dilaporkan warganya. Mereka juga mempertanyakan karena pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka belum juga ditahan.
(Misbahol Munir)