JAKARTA - Safira Putri, nama bocah asal Parepare, Sulawesi Selatan itu mendadak dikenal setelah penyakit yang dideritanya berpublikasi di media massa.
Di dalam kaki bocah tiga tahun itu terdapat puluhan paku bersarang. Safira pun dibawa ke Rumah Sakit Umum Wahidin Sudiro Husodo, Makassar, Sulawesi Selatan. Tim dokter melakukan CT Scan dan rontgen kepada Safira. Hasilnya ditemukan benda logam berbentuk paku di betis kiri dan punggunf Safira.
Tim dokter pun memutuskan untuk melakukan operasi untuk mengeluarkan paku-paku dari tubuhnya. Operasi pertama dilakukan pada 1 November 2011, dokter berhasil mengangkat 26 benda berbentuk paku dan jarum suntik. Benda itu diangkat dari betis kanan dan kiri Safira.
Dokter mengira seluruh logam sepanjang sekira 10 sentimeter itu sudah diangkat, namun setelah dilakukan rontgen, masih tersisa satu logam di betis kiri.
Dokter pun melakukan operasi kedua, namun resikonya cukup berat karena mempertimbangkan kondisi jantung dan paru-parunya.
Setelan menjalani perawatan sepekan, bocah yang memiliki cita-cita jadi dokter ahli bedah itu pun diperbolehkan pulang.
Selain mendapatkan biaya pengobatan gratis, Safira juga mendapat beasiswa pendidikan mulai dari playgrup hingga SMP.
(Susi Fatimah)