MAKASSAR - Manajemen RSIA Budan membantah penyebab kematian bayi berusia lima hari akibat terpanggang dalam boks bayi saat menjalani perawatan. Pihak rumah sakit menyebut, bayi tersebut meninggal karena menderita sionosis atau kebiruan pada saat lahir.
Menurut pihak rumah sakit, pada 21 Oktober bayi yang diberi nama Fadhlan al Khairy tersebut lahir secara prematur. Bayi itu mengalami gangguan pernapasan dan menderita sionosis atau kebiruan.
Dua hari kemudian, bayi dirujuk ke Rumah Sakit Cathrina Booth dan meninggal di rumah sakit tersebut. “Tidak benar seperti itu (Fadhlan kepanasan di dalam boks bayi),” aku Humas RSIA Bunda, Wira kepada wartawan di Makassar, Kamis (30/10/2014).
Wira menjelaskan, pihaknya sudah bertemu dengan keluarga bayi untuk meluruskan informasi yang sebenarnya. Hingga saat ini, pihaknya belum mendapat panggilan dari polisi atas kabar yang beredar. “Kalau dipanggil, kami akan koperatif,” ugkapnya.
Pasca-meninggalnya Fadlan dalam kondisi punggung melepuh, suasana RSIA Bunda terlihat sepi.
(Risna Nur Rahayu)