Bayi Kembar Siam Berusia 2 Bulan di Medan Tunggu Operasi Pemisahan di RSUP Adam Malik

INews.id, · Sabtu 22 Februari 2020 21:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 22 608 2172686 bayi-kembar-siam-berusia-2-bulan-di-medan-tunggu-operasi-pemisahan-di-rsup-adam-malik-ZTqSgcJ5rj.jpg Bayi Kembar Siam Dempet Perut Asal Kabupaten Labuhanbatu, Sumut Jalani Perawatan di RSUP Haji Adam Malik, Medan (foto: Istimewa)

MEDAN – Bayi kembar siam dempet perut berusia dua bulan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan. Keduanya kini masih menunggu jadwal operasi pemisahan karena terkendala kategori Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).

“Untuk pemisahan belum tahu karena kondisi berat badannya masih jauh sekali dari normal,” kata Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, Jumat (21/2/2020).

Baca Juga: Viral Pelajar SMA Naik Motor Bonceng 5 Orang di Medan, Ini Kata Polisi 

Rosa menjelaskan, selain melihat pertimbangan berat badan bayi, untuk operasi pemisahan harus mempertimbangkan kematangan organ tubuh. Kini, RSUP Haji Adam Malik masih fokus menaikkan berat badan bayi kembar siam tersebut.

“Artinya karena BBLR, kondisi umumnya belum begitu bagus. Jadi fokus utama untuk menaikan berat badan dan memperbaiki kondisi dulu. Baru nanti selanjutnya akan ada pemeriksaan ke arah sana,” tuturnya.

Menurutnya, bayi kembar siam tersebut sudah dirawat di Ruang Perinatologi khusus setelah dipindahkan dari ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Dia juga menerangkan, bayi kembar siam tersebut juga sudah tidak lagi menggunakan ventilator dan alat bantu lain apapun.

“Saat ini beratnya sudah 5.640 gram dari sebelumnya yang hanya 2.640 gram. Namun ini juga belum ideal,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini kebutuhan dari bayi kembar siam ini relatif terpenuhi karena orang tuanya cukup banyak mendapatkan bantuan. Keduanya juga sudah meminum ASI meskipun masih harus dibantu susu formula khusus untuk bayi prematur.

Baca Juga: Polda Jabar Tolak Penangguhan Penahanan Petinggi Sunda Empire 

“Untuk biaya pengobatan dari bayi, dicover penuh oleh BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Diketahui, bayi kembar siam asal Labuhanbatu berjenis kelamin laki-laki lahir dengan berat 2.640 gram dan panjang 39 cm, pada Senin 9 Desember 2019 di RSUP HAM. Bayi kembar siam itu dilahirkan secara sesar di rumah sakit milik Kemenkes tersebut.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini