Asal Mula Nama Ki Ageng Balak

Bramantyo, Jurnalis
Senin 15 Desember 2014 11:23 WIB
Makam Ki Ageng Balak di Desa Mertan (foto: Bramantyo/Okezone)
Share :

SUKOHARJO - Makam Ki Ageng Balak di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ramai dikunjungi masyarakat baik dari dalam maupun luar kota. Pada bulan Suro yang dianggap sakral bagi masyarakat Jawa pada umumnya, jumlah pengunjung makam lebih banyak.

Salah satu juru kunci, Heri Purnomo, mengatakan, makam Ki Ageng Balak pertama kali dibuka pada tahun 1924. Hal tersebut berdasarkan pengakuan seorang peziarah yang usianya lebih dari 100 tahun.

Menurutnya, sejarah Ki Ageng Balak memiliki beragam versi. Ada yang menyebut Ki Ageng Balak adalah seorang pangeran dari Kerajaan Majapahit. Di sisi lain, Ki Ageng Balak disebut sebagai pendiri Desa Mertan yang semasa hidupnya mengajarkan kebaikan dan berbagi kepada sesama.

Sebab itulah banyak warga datang untuk beriziarah dan kadang menginap selama beberapa hari di areal makam. Mereka tidur di tempat terbuka beralaskan tikar yang disewa dengan harga Rp5.000 per malam.

Namun kisah yang paling banyak beredar menyebut Ki Ageng Balak adalah Raden Sujono, putra Prabu Brawijaya V. Di Majapahit, Raden Sujono menjabatan sebagai pradot agung (hakim) yang bertugas menegakkan aturan di Keraton Majapahit.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya