MAKASSAR - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, hadir dalam dialog Launching Film Hilang yang diselenggarakan oleh Anti Corruption Commitee (ACC) di Gedung Mulo, Jalan jenderal Sudirman, Sabtu (20/12/2014) sekira pukul 19.00 Wita.
Dalam dialog itu, Abraham Samad sebagai Keynote Speaker, Komisioner komisi Kejaksaan RI, Akhiar Salmi mewakili Jaksa Agung, HM Prasetyo, dan sosiolog DR Alwi Rahman, serta tamu undangan hadir pejabat Polda Sulsel Ditreskrimsus, Kombes Pol Petrus Wayne.
Lalu, Kasubdit Tipikor Polda Sulsel AKBP Burhaman, Pakar hukum dan Kepolisian Professor Marwan Mas serta kalangan aktivis anti korupsi, aktivis LSM jejaring ACC, dan mahasiswa.
Abraham Samad, dalam materinya, mengatakan, secara umum jumlah jiwa masyarakat Indonesia 250 juta manusia tidak berbanding dengan sumber daya manusia jumlah KPK 100 orang. Adapun ukuran KPK, apakah berhasil atau tidak tergantung dari barometer dari kinerja kepolisian dan kejaksaan.
"Bukan karena banyaknya kasus yang dihadapi. Kami hanya tangani ada skala yang prioritas. Kita masih memiliki keterbatasan SDM dan itu impossible dan fakta sekarang ini,' kata Abraham.
Sementara itu, Koordinator ACC, Abdul Muthalib, mengatakan, acara tersebut digelar atas kerjasama antara ACC Sulawesi dengan Komisi Kejaksaan RI sebagai bentuk dukungan dalam mendorong Kejaksaan yang lebih baik dan dirangkaikan peringatan ulang tahun ACC Sulawesi yang ke-16.
"Acara dirangkaikan dengan diskusi dalam forum Tudang Sipulung dan menjalin silaturahmi, dengan narasumber, tamu dan ACC," ujarnya.(rif)
(Stefanus Yugo Hindarto)