Pangkostrad, Letjen Muyono, mengungkapkan rasa belasungkawa terhadap prajurit Zeni Zipur 9/Lang-Lang Buana, Bandung yang gugur saat menjalankan tugas tersebut.
"Kami atas nama pimpinan, mengucapkan bela sungkawa, terlebih jasa prajurit tersebut begitu besar," ujar Mulyono saat mengesahkan bendung irigasi di Desa Mekar Sakti, Ciemas, Sukabumi, Jumat (6/3/2015).
Mulyono menambahkan, Muhlis meninggal akibat mengalami serangan jantung usai bekerja pada akhir Februari lalu. Prajurit asal Sumba, Nusa Tenggara Timur itu pun telah dimakamkan di kampung halamannya.
"Dia bekerja begitu semangat, lalu kelelahan dan kena serangan jantung, jenazah sudah kami kembalikan ke keluarganya," imbuhnya.
Adapun nama Praka Muhlis, lantas diabadikan sebagai sebuah nama musala yang dibangun Kostrad di Desa Taman Jaya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi.
"Tahun-tahun lalu kan kita gelar alutsista, tapi saya ingin ulang tahun Kostrad lebih merakyat, jadi kita bikin serbu teritori," tukasnya.
(Fahmi Firdaus )