BAGHDAD – Kelompok militan ISIS terus memperlihatkan ketidaksukaan mereka terhadap tempat-tempat bersejarah. Mereka pun menghancurkan sejumlah tempat bersejarah di Irak.
Pengrusakan dan penghancuran terhadap tempat-tempat bersejarah ternyata tidak hanya dilakukan pada tahun ini. Sepanjang tahun kemarin, gerakan yang dikenal sadis itu juga sudah menghancurkan sejumlah tempat bersejarah di Irak.
Okezone, Senin (16/3/2015), coba merangkum sejumlah tempat bersejarah yang telah dihancurkan oleh ISIS di sekitar Irak.
23 Juni 2014
Kelompok militan ISIS menghancurkan museum arkeologi di Kota Mosul. Tempat itu berisikan barang-barang bersejarah berusia 2.000 tahun.
30 Juni 2014
ISIS juga dikabarkan sudah merusak sebuah Masjid Al Askari yang terletak di Kota Samara, Irak.
24 Juli 2014
Makam Nabi Yunus dan Masjid Nabi Daniel di Kota Mosul (abad ke-11). Selama ini ISIS menganggap ritual dan doa di sekitar makam sebagai perbuatan dosa sehingga mereka merusak tempat itu.
19 Agustus 2014
Kompleks Masjid Jirjis. Kompleks itu dibangun di atas pemakaman Quraisy di Mosul pada akhir abad ke-14, dan termasuk biara kecil yang didedikasikan untuk Nabi Jerjis, atau disebut juga George.
5 Maret 2015
Situs arkeologi kuno Nimrud di Mosul, kota kedua terbesar, hancur. Kelompok militan ISIS juga meratakan situs yang terletak di sebelah utara Irak tersebut.
6 Maret 2015
Tidak hanya di Mosul, ISIS juga meluluh-lantahkan Kota Asiria. Bukan hanya itu, mereka juga merampok sejumlah barang-barang berharga di sana.
9 Maret 2015
Kota kuno Hatra merupakan warisan dari badan dunia UNESCO yang terletak di sebelah utara Irak. ISIS telah merusak patung kuno milik Raja Hatra.
(Hendra Mujiraharja)