JAKARTA- Pihak kepolisian meringkus para pelaku dan penyalur simpatisan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Penangkapan terbaru yakni terhadap bos travel berisial AH alias M, di Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.
Sebelumnya aparat kepolisian telah mengamankan pelaku di daerah Cisauk, Kabupaten Tangerang. Kemudian di kawasan perumahan Wisata Legenda Bogor dan Tambun Bekasi. Hari ini pihak kepolisian bekerjasama dengan Densus 88 dan Jatanras Polda Metro Jaya berhasil mengamankan satu pelaku penyalur ISIS.
"Empat diamankan di daerah Cisauk, kemarin. Satu lagi di Wisata Legenda, Bogor, kemudian daerah Tambun Bekasi dan hari ini di Petukangan Selatan, Jakarta Selatan," ungkap Kepala Bidang Intelijen Densus 88 Mabes Polri Kombes Pol Ibnu ketika ditemui Perumahan Perdana Residence Blok B no 3, Petukangan Selatan, Minggu (22/3/2015).
Tersangka AH alias M yang ditangkap di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, diketahui merupakan penyalur dan pembina simpatisan ISIS Indonesia. AH juga bekerja sebagai agen travel dari Timur Tengah.
"Diintai sudah lama. Sudah lebih dari setahun jaringan teror," tambahnya.
Dari penggerebekan tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen penerbangan dan buku-buku tentang jihad. Namun, pihak kepolisian tidak menemukan senjata tajam atau senjata api dan juga bahan peledak dalam penggerebekan tersebut.
"Bahan peledak senpi dan sajam tidak ada. Hanya dokumen dan buku jihad," simpulnya.
Diketahui, Satgasus Anti Teror Polri bersama Densus 88 dan Polda Metro Jaya pada Sabtu 21 Maret 2015 mengamankan lima terduga ISIS yakni ; MF (M Fachri), AP alias M (Aprianul Henri alias Mul), J alias EK (Jack alias Engkos Koswara), AM (Amin Mude), F (Furqon) dan hari ini aparat juga menahan AH alias M.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))