"Diintai sudah lama. Sudah lebih dari setahun jaringan teror," tambahnya.
Dari penggerebekan tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen penerbangan dan buku-buku tentang jihad. Namun, pihak kepolisian tidak menemukan senjata tajam atau senjata api dan juga bahan peledak dalam penggerebekan tersebut.
"Bahan peledak senpi dan sajam tidak ada. Hanya dokumen dan buku jihad," simpulnya.
Diketahui, Satgasus Anti Teror Polri bersama Densus 88 dan Polda Metro Jaya pada Sabtu 21 Maret 2015 mengamankan lima terduga ISIS yakni ; MF (M Fachri), AP alias M (Aprianul Henri alias Mul), J alias EK (Jack alias Engkos Koswara), AM (Amin Mude), F (Furqon) dan hari ini aparat juga menahan AH alias M.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))