Lantaran itu menyikapi pernyataan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Murdianto yang mengatakan Ahok bersekongkol dengan Ketua Fraksi Partai Nasdem Bestari Barus adalah tidak benar.
"Pak Bestari itu adalah orang yang paling menyerang saya waktu itu. Pertama smpai akhirnya diperintahkan Ketum Partai, kasus ini Nasdem melihat yang benar ini Ahok. Perintahkanlah ke Bestari semua untuk ikutin yang benar. Kalau kamu orang Nasdem, kamu pasti ikut. Dia yang marahin gua juga dulu," terang Ahok.
Untuk itu, Ahok memastikan Partai Nasdem tidak akan berhenti untuk melakukan hak angket terhadap dirinya. "Saya juga bilang ke Nasdem jangan berhentikan angket, biar seru ketahuan angketnya apa, tambah lucu angketnya kenapa. Kemarin juga hampir angket isteri saya karena duduk di kursi kerja. Istri saya saja gak pernah duduk di kursi kerja saya lho. Orang foto duduk di kursi Gubernur tolong diangketin juga lah," tandasnya.
(Muhammad Saifullah )