JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengomentari pernyataan panitia hak angket yang menanyakan etikanya sebagai Kepala Daerah yang dinilai kurang baik.
Suamin Veronica Tan itu mengungkapkan pernyataan keras yang sering dilontarkannya merupakan upaya untuk menyelamatkan anggaran di ibu kota. "Harusnya tanya kejiwaan Gubernur kenapa sampai berani membuka mulut bilang kami mencuri Rp12,1 triliun gitu lho, Pokir ada Rp40 triliun. Harus dites kejiwaannya dong," kata Ahok di Balai Kota, Rabu (23/3/2015).
Angket etika, kata Ahok, seharusnya dinamakan Badan Kehormatan. "Badan kehormatan DPRD DKI ada gak periksa temannya yang ngatain saya a*j*ng, goblok, dia gak tau kalau a*j*ng itu yang bisa lihat mana siluman mana bukan," beber Ahok.
Selanjutnya, mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan, perkataan oknum DPRD yang menghina dirinya seperti a*j*ng menjadikan dirinya semakin bersemangat untuk menangkap maling anggaran.
" A*j*ng itu dipelihara memang buat nangkap maling, memang Ahok a*j*ngnya orang Jakarta kok. Ahok ini memang a*j*ng untuk jaga agar aset orang Jakarta tidak dicuri oleh maling. Kalau daging a*j*ng aku gak makan, aku makannya hotdog kok," paparnya.