BINJAI - Kasus pembunuhan sadis terhadap Dicky Sapriandi (16), warga Jalan Kol Yos Sudarso, Lingkungan 2, Kelurahan Jati Utomo, Binjai Utara yang tewas dibantai tiga orang tak dikenal di Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai Utara hingga saat ini belum berhasil diungkap pihak kepolisian.
Polisi menduga, kalau motif pembunuhan siswa kelas 1 SMK Abdi Negara Binjai ini, adalah dendam pribadi antara pelaku dan korban.
"Saat ini, kasusnya masih dalam penyelidikan polisi. Dugaan sementara adalah unsur dendam di antara korban dan pelaku," ujar Kapolsek Binjai Utara, Kompol Nodi Torong, Minggu (12/4/2015).
Menurutnya, jika diasumsikan kepada kasus perampokan, tidak ditemukan tanda-tanda, lantaran dompet korban, sepeda motor dan telefon genggam (handphone) milik korban tetap utuh.
"Sampai saat ini, kami masih mencari kunci sepeda motor korban, yang diduga dibuang oleh korban, karena takut menjadi korban perampokan," katanya.
Sementara itu, dari keterangan saksi mata, Della Aprilia (16) wanita yang bersama Dicky pada malam kejadian mengaku, dia sama sekali tidak mengenal pelaku, karena kondisi malam tersebut gelap gulita. "Saksi (Della) tidak mengenali pelaku, tapi dia memberitahukan ciri-ciri pelaku," bebernya.