Pembunuhan Sadis Siswa SMK Diduga Bermotif Dendam

Erie Prasetyo, Jurnalis
Senin 13 April 2015 02:16 WIB
ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

BINJAI - Kasus pembunuhan sadis terhadap Dicky Sapriandi (16), warga Jalan Kol Yos Sudarso, Lingkungan 2, Kelurahan Jati Utomo, Binjai Utara yang tewas dibantai tiga orang tak dikenal di Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai Utara hingga saat ini belum berhasil diungkap pihak kepolisian.

Polisi menduga, kalau motif pembunuhan siswa kelas 1 SMK Abdi Negara Binjai ini, adalah dendam pribadi antara pelaku dan korban.

"Saat ini, kasusnya masih dalam penyelidikan polisi. Dugaan sementara adalah unsur dendam di antara korban dan pelaku," ujar Kapolsek Binjai Utara, Kompol Nodi Torong, Minggu (12/4/2015).

Menurutnya, jika diasumsikan kepada kasus perampokan, tidak ditemukan tanda-tanda, lantaran dompet korban, sepeda motor dan telefon genggam (handphone) milik korban tetap utuh.

"Sampai saat ini, kami masih mencari kunci sepeda motor korban, yang diduga dibuang oleh korban, karena takut menjadi korban perampokan," katanya.

Sementara itu, dari keterangan saksi mata, Della Aprilia (16) wanita yang bersama Dicky pada malam kejadian mengaku, dia sama sekali tidak mengenal pelaku, karena kondisi malam tersebut gelap gulita. "Saksi (Della) tidak mengenali pelaku, tapi dia memberitahukan ciri-ciri pelaku," bebernya.

Nodi menilai, ketiga pelaku bukan sekadar melakukan pembunuhan namun juga tindak penganiayaan berat sehingga menghilangkan nyawa korban. "Itu bukan pembunuhan, saat ini kami menilai ini adalah penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain," ujar Nodi.

Mengenai kronologis pembunuhan Dicky, menurut keterangan saksi, bahwa pelaku yang menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy berboncengan tiga orang.

"Saat korban dan saksi sedang duduk di atas pipa gas milik Pertamina, tiga pelaku langsung berhenti di depan mereka. Di situ, dua pelaku turun dan langsung menarik Dicky ke badan jalan dan menikami Dicky," sebutnya.

Sebelumnya, Dicky tewas dengan luka gorok di leher dan lidah terpotong. Dia menjadi korban pembunuhan saat sedang bersama sang pacar, Aprilia (16) warga Kuala Madu. Saat sedang asik berpacaran di pinggir Jalan traktor dekat persawahan, tiba-tiba korban didatangi tiga pria yang kemudian membunuhnya, sedangkan Aprilia berhasil melarikan diri.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya