Nasir juga membantah jika pesawat Lio Air GT 303 sudah sempat akan take off. Ia malah mengaku pesawat belum sempat menghidupkan mesin.
“Belum-belum, jadi di pesawat sejenis Lion Air GT 303 itu ada yang namanya Accelerator Power Unit (APU). Jadi seperti genset yang digunakan untuk menghidupkan mesin pesawat. Dugaan kita ada masalah kelistrikan dari APU itu. Pesawat sendiri masih berada di areal parkir dan baru didorong menuju taxi way. Tapi karena ada asap, akhirnya pesawat kembali di tarik ke areal parkir,” jelasnya.
Korban luka sendiri diakui Nasir disebabkan para penumpang yang tidak kooperatif dengan arahan awak pesawat. Mereka langsung berebut keluar, begitu tercium bau asap di dalam kabin pesawat.
“Setelah ditarik kembali ke parkiran, mobil bertangga lalu datang untuk menurunkan penumpang. Pramugari sudah mengingatkan agar mereka menunggu, tapi mereka tidak sabar dan akhirnya berdesakan keluar. Ada yang terinjak, ada yang terjepit, makanya sampai ada yang patah tulang,” tutupnya.
(Carolina Christina)