SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Jatim) menyiagakan sebanyak 14 ribu personel untuk menjaga jalannya peringatan dan aksi di Hari Buruh se-dunia (May Day), besok. Belasan ribu personel ini disiagakan di seluruh wilayah Jawa Timur melibatkan seluruh Polres di masing-masing kabupaten dan kota.
Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Jatim Kombes Pl Djamaluddin mengatakan, untuk pengamanan ini pihak Polda Jatim menggelar apel kesiapan personel. Mengingat terdapat 14 titik konsentrasi aksi May Day besok di Jatim yang butuh pengawalan 14 ribu personel.
"Sasaran pengamanannya ada 14 titik utama pada peringatan May Day ini. Yang akan dilakukan secara humanis," kata Djamaluddin usai apel kesiapan di Mapolda Jatim, Kamis (30/4/2015).
Ia menjelaskan, pola pengamanan May Day ini adalah dengan melakukan deteksi dini. Termasuk melakukan penggalangan terhadap tokoh dan kordinatoor aksi dalam hari buruh tersebut.
Polisi juga melakukan mapping atau lokalisir terhadap massa buruh dengan melakukan pengawalan terhadap konvoi buruh dalam aksi May Day ini.
Sementara saat ini, sudah beberapa buruh yang melakukan aksi turun jalan menjelang peringatan May Day yang jatuh pada Jumat 1 Mei 2015, besok.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Yan Fitri mengatakan, sesuai dengan intruksi Polda Jatim, pengamanan buruh dilakukan dengan cara humanis.
Di Surabaya sendiri, kata Kapolrestabes, ada beberapa tempat yang akan menjadi titik kumpul para buruh. Sedangkan, puncak aksi diprediksi akan terjadi pada pukul 13.00 WIB usai salat Jumat.
"Dua tempat yang menjadi prioritas keamanan kita dan yang akan dijadikan sebagai pusat unjuk rasa mereka, ada di Gedung Grahadi dan Kantor Gubernur Jawa Timur," pungkasnya.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))