MEDAN – Seorang polisi nyaris dihajar warga ketika diteriaki rampok oleh tersangka bandar narkoba. Polisi itu pun melakukan perlawanan.
Kejadian bermula ketika tersangka bandar narkoba, M Ali Hanafiah, hendak ditangkap petugas Polsek Medan Baru, Kota Medan. Ia diringkus tak jauh dari rumahnya di Jalan Ayahanda, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Jumat (1/5/2015).
Pantauan Okezone, polisi berhasil menemukan sejumlah paket sabu-sabu yang tersimpan di dalam mobil bernomor polisi BK 1392 ZZ yang tengah dikendarai Ali. Penangkapan Ali sendiri berjalan cukup alot karena melakukan perlawanan kepada petugas.
Saat mobil yang dikendarai dihentikan, Ali justru meneriaki polisi sebagai rampok. Sontak teriakan itu direspons warga. Polisi tersebut dikepung warga. Apalagi, warga sekitar mengenal Ali.
Polisi yang menangkap Ali juga nyaris menjadi bulan-bulanan warga. Namun, aksi itu bisa dicegah ketika identitas polisi ditunjukkan.
Setelah berhasil lepas dari kepungan warga, polisi lalu membawa tersangka berikut barang bukti ke Mapolsek Medan Baru.
Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronny Nicolas Sidabutar, membenarkan kejadian itu. Namun, ia belum mau berkomentar banyak dengan alasan masih tahap pengembangan.
"Iya benar. Sempat melawan tadi yang bersangkutan. Dia memicu gesekan antara petugas dengan warga. Itu jadi faktor yang memberatkan tersangka di persidangan nanti. Jumlah barang buktinya saya tidak ingat betul, tapi tadi sudah diamankan. Kita masih pengembangan ini, mengejar pemasoknya," ujar Ronny.
(Abu Sahma Pane)