Wantim Usulkan Golkar Gelar Munas Luar Biasa

Raiza Andini, Jurnalis
Senin 04 Mei 2015 23:31 WIB
Share :

JAKARTA - Kemelut yang terjadi di tubuh Partai Golkar akan mempengaruhi agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 dan akan merugikan kepentingan partai berlambang beringin itu dalam kancah politik Indonesia.

Untuk itu, Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar yang diketuai oleh Akbar Tanjung menyarankan kepada kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono untuk menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Luar Biasa. "Soal Munas, apapun namanya itu sama, kewenangan sama mengambil keputusan-keputusan penting yang jadi pedoman kedepan. Memang sekaligus menyampaikan laporan pertanggungjawaban," ungkap Akbar Tanjung di Jakarta, Senin (4/5/2015).

Pihaknya menilai jika Partai Golkar belum ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan islah belum terjadi sampai pada masa pendaftaran calon atau pasangan calon Pilkada pada 26-28 Juli, maka Partai Golkar tidak bisa mengikuti Pilkada Serentak yang akan dihelat pada 9 Desember 2015.

"PKPU mengacu pada undang-undang memang yang mengatur KPU, mengenai Pilkada dan KPU jelas sudah memberikan pernyataan bahwa Pilkada bisa setelah islah. Ok harus diambil langkah-langkah terobosan, tapi tetap aturan organisasi. Saya pikir semua harus hormati, sejauh itu kesepakatan mereka adakan Munas, maka produknya harus dihormati," tambahnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya