SEVILLA – Sebanyak Empat orang dilaporkan tewas setelah pesawat militer jenis Airbus A400 M mengalami kecelakaan dan jatuh di selatan Spanyol pada Sabtu 9 Mei.
Pemerintah Spanyol mengatakan, awalnya pesawat itu sedang melakukan tes penerbangan di dekat Bandara San Pablo di Kota Sevilla. Naas, pesawat itu mengalami kecelakaan, dan menewaskan empat orang kru, sementara dua lainnya mengalami luka serius.
“Saya menyatakan duka cita yang mendalam terhadap keluarga korban, dan akan melakukan investigasi mendalam atas kasus ini,” ujar Perdana Menteri (PM) Spanyol, Mariano Rajoy, seperti diberitakan Al Jazeera, Minggu (10/5/2015).
“Saya berharap akan ada transparansi maksimal atas apa yang terjadi pada pesawat itu. Itulah yang saya akan minta pada pihak Airbus,” lanjutnya.
Jatuhnya pesawat Airbus A400M cukup membuat industri pesawat terbang di Eropa terkejut, pasalnya Eropa saat ini sedang menggenjot angka penjualan pesawat buatannya.
Turki merupakan salah satu negara yang memesan pesawat naas tersebut. Namun, Belgia, Inggris, Prancis, dan Jerman juga dikabarkan meminati pesawat militer berjenis Airbus itu. hingga berita ini ditayangkan, pihak produsen pesawat belum memberikan keterangan lebih lanjut.
Pesawat Airbus A400M merupakan proyek gabungan dari negara-negara Eropa seperti Belgia, Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Luxemburg, Spanyol, dan Turki.
Akibat insiden ini, Pemerintah Inggris dan Jerman mengumumkan untuk menghentikan sementara rencana penggunaan A400M, sambil menunggu hasil investigasi kecelakaan tersebut.
(Hendra Mujiraharja)