BANGKOK – Sekelompok pengungsi Rohingya yang diselamatkan Angkatan Laut Thailand saat terombang-ambing di Laut Andaman dilaporkan melakukan aksi protes terhadap Pemerintah Thailand. Mereka minta dikirim ke Malaysia bukan Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan laporan kantor berita Kom Chad Luek Thai, seperti dikutip Sputnik, Rabu (3/6/2015), sebanyak 94 pengungsi Rohingya telah memotong kabel-kabel listrik ditempat penampungan mereka sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Pemerintah Thailand.
Pemerintah Thailand diketahui berencana untuk mengirim para pengungsi Rohingya menuju AS sesuai dengan kesediaan pemerintah Kota Washington. Namun, para pengungsi Rohingya di Thailand lebih memilih untuk dipindahkan ke Malaysia ketimbang AS.
Menurut kantor berita Kom Chad Luek Thai, sekira 50 petugas polisi dikerahkan untuk mengamankan aksi protes pengungsi Rohingya ditempat penampungan. Para pengungsi Rohingya tetap lebih memilih untuk dikirimkan ke Malaysia ketimbang AS.