Beberapa warga kota Pompeii tidak memprediksi hal tersebut. Banyak warga yang masih berjalan-jalan di luar rumah. Semburan udara dan debu yang amat panas menyerang seisi kota. Diperkirakan 10 ribu hingga 25 ribu orang tewas dalam tragedi tersebut.
Kerumunan warga berkumpul di gudang-gudang dan dermaga pelabuhan. Mereka begitu putus asa mencari tempat kosong dalam perahu-perahu terakhir yang mereka harap bisa menyelamatkan mereka. Sementara, penduduk lainnya ditemukan berkerumun di tempat publik dan rumah mereka.
Ketakutan warga Pompeii tersebut terabadikan setelah jenazah mereka mengeras menjadi batu akibat debu panas. Patung-patung yang mengekspresikan kengerian peristiwa tersebut menjadi kisah terakhir Kota Pompeii.
Patung sang anak dan ibunya ditemukan dalam rumah mewah yang bernama House of the Golden Bracelet. Rumah tersebut berada di perumahan orang kaya di Pompeii.
Kematian menghampiri keluarga tersebut dengan amat cepat. Awan panas gas vulkanik
dan abu panas diperkirakan menerpa mereka dengan suhu 300 derajat Celsius. Temperatur yang luar biasa panas terebut mampu menghanguskan material organik dalam waktu sekejap mata.