GUNUNGKIDUL - Duka menyelimuti rombongan wisatawan asal Magelang, Jawa Tengah. Usai melaksanakan ritual padusan dan snorkeling di Pantai Sadranan, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, DIY, dua dari tujuh rombongan wisatawan hilang tertimbun material tebing ambrol.
Mereka yang tertimbun adalah pasangan suami istri, Deni dan Tanti. Sebelum tebing Pantai Sadranan ambrol, keduanya berada di bawah tebing tersebut, pisah dari rombongan. "Tiba-tiba tebing ambrol. Dua teman saya duduk di bawah tertimbun," Ahmad Muhsani kepada wartawan.
Dia mengaku akan berada di lokasi kejadian sampai dua temannya ditemukan. "Saya akan menunggu sampai mereka diketemukan," akunya.
Ahmad mengisahkan, dia dan enam orang lainnya sengaja datang ke Pantai Sadranan untuk melakukan padusan (mandi menyambut Ramadan) sekaligus berlibur. Mereka menaiki mobil dari Magelang ke Gunungkidul.
"Kami datang untuk padusan dan main snorkeling. Setelah itu, saya memang sengaja duduk menjauh dari tebing," terangnya.
Sementara di posko informasi beberapa keluarga datang ke lokasi untuk menanyakan perkembangan pencarian para korban. Isak tangis pecah. Proses evakuasi masih dilakukan oleh petugas gabungan, menggunakan alat berat.
Hingga Kamis (18/6/2015) pagi, jumlah korban meninggal yang berhasil dievakuasi sebanyak empat orang. Dua korban lainnya mengalami luka-luka dan sudah mendapat perawatan. Alat berat yang diturunkan sebanyak dua unit.
(Risna Nur Rahayu)