Warga Myanmar Khawatir Penyebaran Sentimen Anti-Muslim

, Jurnalis
Selasa 07 Juli 2015 14:21 WIB
Ashin Wirathu, Biksu yang Turut Menyebarkan Sentimen Anti-Muslim (Foto: Pikiran Rakyat)
Share :

"Tapi itu orang tidak berpendidikanlah, dan dulu tak pernah ada itu," jelas Sulaiman.

Sulaiman mengaku selama ini dirinya tak pernah membedakan karyawan dari agamannya. Dari tujuh orang karyawan hanya tiga yang Muslim, selebihnya penganut Budha.

"Kalau salah ya saya sama-sama marahi, tidak membeda-bedakan," jelas Sulaiman yang pernah tinggal di Malaysia ini.

Salah satu pimpinan Islamic Center Myanmar Aye Lwin mengatakan penyebaran kebencian dilakukan oleh sekelompok biksu Budha dinilai tidak berpengaruh secara luas.

“Mereka yang percaya tentang itu adalah yang tidak berpendidikan, dan faktor kemiskinan juga mempengaruhi. Mereka hanya mendengarkan apa yang dikatakan oleh pemimpin agama mereka, kemudian bergabung dengan demonstrasi setelah diberi uang, tetapi sekarang ini tak ada lagi. Tetapi penyebaran kebencian masih dilakukan,” jelas Aye Lwin.

Sementara, Tun Min Oo seorang guru yang tinggal di sebuah biara Budha, mengaku tak pernah terpengaruh dengan kampanye anti-Muslim, dan menegaskan kekerasan bukan merupakan cerminan agama Budha.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya