Masjid Laweyan, Bukti Sejarah Islam di Solo

, Jurnalis
Jum'at 24 Juli 2015 06:45 WIB
Masjid Laweyan Solo. (Foto: Sindo)
Share :

Hal itu ditambah kemampuan Sultan Hadiwijoyo yang konon memiliki banyak kesaktian sehingga siapa pun menjadi segan.

Masjid Laweyan dalam perkembangannya pernah dipugar semasa Raja Keraton Kasunanan Surakarta Pakubuwono (PB) X. Masjid juga diberi mimbar untuk khotbah yang bentuknya seperti kereta.

"Mimbar ini pun sampai kini masih ada tetap dipakai untuk tempat khotbah," ungkap Rafik, salah satu pengurus Masjid Laweyan.

Selain itu, ada juga beduk dan kentongan yang usianya ratusan tahun. Sisa bangunan yang usianya tua adalah 12 tiang utama masjid yang terbuat dari kayu jati.

Meski fungsinya kini hanya menjadi tempat ibadah, Masjid Laweyan tetap memiliki daya tarik tersendiri. Banyak orang singgah ketika akan berziarah ke makam Ki Ageng Henis. Termasuk juga para peneliti yang ingin meneliti sejarah Masjid Laweyan. (Sindonews)

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya