Tradisi Keilmuan Islam di Aceh Perlu Dibangun Kembali

Salman Mardira, Jurnalis
Selasa 28 Juli 2015 05:05 WIB
Foto: Ilustrasi Okezone
Share :

Sementara Filolog Aceh, Hermansyah, mengatakan keilmuan yang ada dalam manuskrip serta perkembangan pembangunan keilmuan manuskrip Aceh sangat diminati oleh negara-negara maju seperti Inggris, Amerika, Jerman, Australia, dan Jepang.

"Negara-negara tersebut berlomba-lomba untuk membuat pusat studi Islamic dan lembaga penelitiannya, khususnya dengan manuskrip yang berbahasa Arab, Melayu, dan Aceh sendiri," ujarnya.

Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar Raniry Banda Aceh itu, mengajak generasi sekarang menyukai filology. Ia menjamin apabila ada yang ingin mengambil jurusan Filologi di luar negeri, disamping diterima dengan senang hati juga akan diberikan beasiswa sampai jenjang pendidikan S-3 atau Doktor.

Ia mencontohkan dirinya sendiri yang memilih mempelajari filology, sesuatu yang dianggap langka kalangan sekarang. "Sebentar lagi saya juga akan berangkat melanjutkan studi di Jerman dalam keilmuan filologi juga. Semuanya gratis, tinggal kita saja mau melanjutkan sebuah tradisi keilmuan Islam yang telah diwarisi oleh leluhur kita ini," pungkas Hermansyah. (fal)

(Syukri Rahmatullah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya