SEMARANG - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) turut memeriahkan pemilihan wali kota Semarang dengan mengusung Sigit Ibnugroho dan Agus Sutiyoso. Dua pasangan yang juga diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golongan Karya (Golkar) itu resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang pada hari kedua masa pendaftaran bakal calon wali kota.
Dari keriuhan yang cenderung semrawut saat Sigit dan Agus mendaftarkan diri, ada yang luput dari perhatian media. Padahal, keberadaannya cukup mencolok karena ia bisa dibilang tampil paling cantik di antara perempuan-perempuan yang hadir di KPU.
Dia adalah Daning Arista Putri, istri calon Wali Kota, Sigit Ibnugroho. Tampil mengenakan kebaya putih berjarit colekat, Rista, begitu ia mengaku akrab disapa, menyempurnakan kecantikannya dengan menyematkan kerudung di atas kepala.
"Saya sebagai istri mendukung dan men-support keputusan suami saya maju. Mudah-mudahan, kalau terpilih, suami saya tidak mengecewakan," kata Rista kepada Okezone, Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/7/2015).
Sekilas, penampilan Rista mirip artis sensasional Nikita Mirzani, namun lebih cantik. Pembawaannya juga terlihat begitu tenang dan lembut dibanding Nikita yang cenderung cuek.
Rista mengaku selama ini hanya sibuk sebagai ibu rumah tangga dengan mengasuh dua buah hatinya, Sita Aurellia (4) dan Sarfi (2). "Saya hanya ibu rumah tangga," tutur Rista dengan suara yang begitu pelan.
Namun, Rista bukan perempuan yang kurang mengenyam jenjang pendidikan. Sebelum dinikahi Sigit, Rista sempat mengenyam pendidikan di Fakultas Manajemen Universitas Semarang.
"Saya pertama bertemu suami saya saat kerja di PLN sebagai rekanan kerja," ungkap putri dari pasangan Wingdani Wiyanto dan Nuning Wahyuningsih tersebut.
Mengomentari soal keputusan suaminya maju di Pilkada Kota Semarang, Rista menyatakan optimistis Sigit bakal menang mengungguli pasangan calon lain.
"Calon lain sudah pernah menjadi wali kota. Mungkin warga Semarang ingin yang baru. Kalau yang lainnya, sempat bermasalah dengan hukum, mungkin masyarakat ingin calon yang bersih, jujur," terang Rista.
Di akhir wawancara, Rista bertekad untuk tidak berlaku macam-macam kalau suaminya terpilih menjadi wali kota. "Kalau istrinya menerima apa adanya, ikhlas, menerima berapa pun gaji suami, tidak foya-foya dan terlalu hedonis, tidak ada arah suami melakukan korupsi," pungkas Rista.
(Arief Setyadi )