"Mereka bukan karena perbedaan pendapat. Pemicunya karena menghujat para kiai yang membuat muktamirin tidak terima," jelasnya.
Fatah juga mengatakan, perdebatan terkait AHWA ini memang membuat alot dalam pembahasan Tatib. Oleh karena itu, jika forum dibuka lagi maka akan terjadi perdebatan yang cukup alot. Oleh karenanya, diperlukan Fatwa dari Rais Aam dalam hal ini KH A Mustofa Bisri.
"Dengan demikian warga NU akan patuh terhadap Fatwa Rais Aam, dan akan mempersempit perbedaan. Fatwa Rais Aam merupakan bagian dari AD ART yang tidak bisa dipisahkan," pungkasnya. (awl)
(Susi Fatimah)