Greenpeace: PLTU Batang Tak Sejalan dengan Visi Jokowi

Antara, Jurnalis
Selasa 04 Agustus 2015 15:23 WIB
Ilustrasi. Dok Okezone
Share :

JAKARTA - Lembaga swadaya masyarakat Greenpeace meminta pemerintah mempertimbangkan ulang rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Batang, Jawa Tengah, karena dinilai tidak sejalan dengan visi kedaulatan pangan pemerintah.

"Presiden Jokowi harus mempertimbangkan ulang rencana pembangunan PLTU Batang, jika dipaksakan PLTU ini bukan hanya akan mengancam komitmen pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi karbon penyebab perubahan iklim, tapi juga tidak sejalan dengan visi Jokowi untuk mewujudkan kedaulatan pangan di negeri ini," kata Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia Arif Fiyanto dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (4/8/2015).

Menurut Arif Fiyanto, pembangunan PLTU Batang tidak sejalan dengan visi kedaulatan pangan karena proyek tersebut dinilai berpotensi menghancurkan salah satu sentra penghasil pangan dan sumber perikanan terbaik di Jawa Tengah.

Ia memaparkan, perwakilan warga Batang yang tergabung dalam Paguyuban UKPWR kembali berkunjung ke Jepang untuk menyuarakan penolakan mereka secara langsung terhadap rencana pembangunan PLTU batubara di Batang yang akan didukung oleh perusahaan dan pemerintah Jepang.

Rencana pembangunan PLTU batubara Batang telah mengalami penundaan selama hampir tiga tahun lamanya karena adanya penolakan dari warga lokal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya