SEMARANG - Gambar perempuan itu dilukiskan dengan begitu cantiknya. Susunan tulang wajahnya digambarkan sempurna berpadu dengan dua mata elang sehingga terlihat memancarkan aura perempuan tegas yang sarat pengalaman hidup.
Si pelukisnya, Tulana, mendapatkan inspirasi dari Wulandari, perempuan yang ahli menari tapi tidak berprofesi sebagai pesinden.
"Dia orang Semarang juga. Dia bisa menari, tapi tidak profesional. Namanya Wulandari," kata laki-laki berusia 45 tahun itu kepada Okezone saat pameran lukisan di Taman Budaya Raden Saleh, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/8/2015).
Di atas kanvas ukuran 1x2 meter per segi, Tulana melukis Wulandari sedang menyinden. Selendang kuning berselempang membelit ke dua tangan Wulandari yang membuat adegan tari sedemikian rupa dengan sedikit memiringkan kepala.