Tarian Wulandari Menggoda Jokowi

Mustholih, Jurnalis
Minggu 09 Agustus 2015 21:26 WIB
Wulandari (Foto: Mustolih)
Share :

SEMARANG - Gambar perempuan itu dilukiskan dengan begitu cantiknya. Susunan tulang wajahnya digambarkan sempurna berpadu dengan dua mata elang sehingga terlihat memancarkan aura perempuan tegas yang sarat pengalaman hidup.

Si pelukisnya, Tulana, mendapatkan inspirasi dari Wulandari, perempuan yang ahli menari tapi tidak berprofesi sebagai pesinden.

"Dia orang Semarang juga. Dia bisa menari, tapi tidak profesional. Namanya Wulandari," kata laki-laki berusia 45 tahun itu kepada Okezone saat pameran lukisan di Taman Budaya Raden Saleh, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/8/2015).

Di atas kanvas ukuran 1x2 meter per segi, Tulana melukis Wulandari sedang menyinden. Selendang kuning berselempang membelit ke dua tangan Wulandari yang membuat adegan tari sedemikian rupa dengan sedikit memiringkan kepala.

"Saya lukis Mbak Wulan dari fotonya. Tapi saya tidak berhenti pada objek gambar di foto. Saya memberi tambahan komposisi sehingga tercipta lukisan seperti ini," ungkap Tulana.

Butuh waktu hampir dua bulan bagi Tulana untuk bisa menghadirkan lukisan Wulandari yang tampak hidup. Sepekan pertama, dihabiskan pelukis spesialis figur ini untuk menentukan tata letak. Sementara satu bulan setengahnya digunakan untuk mencurahkan konsentrasinya melukis.

"Guru saya kadang memberi masukan. Oh, ini yang kurang, ini yang perlu ditambah," katanya.

Tulana yang sudah 27 tahun bergelut di bidang seni lukis ini sengaja memajang lukisan Wulandari persis di depan gambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang merenung berat. Walhasil, apabila pengunjung datang ke stand lukisan tersebut dan sedikit mengambil jarak, tampak Jokowi sedang mengamati sunguh-sungguh gerakan Wulandari menyinden.

Tulana menyatakan, siap melepas lukisan Wulandari dengan bandrol Rp25 juta, sementara lukisan Jokowi Rp 20 juta. "Kalau lukisan yang di tengah itu, lukisan Leak Bali saya jual Rp23 juta," tuturnya.

Dalam pameran lukisan tersebut, ratusan seniman berkumpul memamerkan ragam kreativitas mereka. Tidak kurang, 62 stand pameran ditambah delapan stand komunitas seni berdiri pada even yang tahunan yang sudah dua kali diselenggarakan.

Pameran yang diinisiasi Dewan Kesenian Semarang dan diberi tema "Pazaar Seni" ini digelar dari 8 hingga 16 Agustus. Berjejer aneka lukisan dari bermacam aliran seni dipajang sejak pintu masuk Taman Budaya.

Rata-rata seniman yang ikut pameran mengangkat budaya Bali sebagai inspirasi karya mereka. Seniman yang hadir juga tidak hanya berasal dari Kota Semarang tetapi ada pula dari kota lainnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya