Parameter DPR untuk Calon Dubes Indonesia

Qur'anul Hidayat, Jurnalis
Senin 10 Agustus 2015 18:07 WIB
DPR RI (Foto: Ilustrasi)
Share :

JAKARTA – Sejumlah nama calon duta besar (Dubes) Indonesia usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai kritikan karena dianggap bentuk balas budi. Mereka di antaranya yang berasal dari PDIP, PPP kubu Romahurmuziy, NasDem, dan PKPI.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais, tak mau mempersoalkan status para calon tersebut. Menurut dia, yang lebih penting adalah kesanggupan mereka memenuhi kriteria yang dibutuhkan sebagai dubes.

"Relawan atau bukan kalau tidak memenuhi parameter ya lebih baik dipertimbangkan pengajuannya," ujar Hanafi saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta, Senin (10/8/2015).

Parameter tersebut, lanjut Hanafi, adalah kompetensi dan kapabilitas sebagai seorang dubes.

"Layak dan pantas atau tidak untuk jadi dubes. Dubes itu harus multiskills, dari soal kemampuan berbahasa asing minimal Inggris, komunikasi politik, jaringan, hingga kemampuan koleksi informasi," bebernya.

Penguasaan informasi yang dibutuhkan adalah soal politik global-regional yang tumpang tindih dengan kepentingan nasional Indonesa.

"Beberapa parameter itu yang akan kita nilai nanti," tegas Hanafi.

Waketum Partai Amanat Nasional (PAN) itu melanjutkan, Komisi I terlebih dahulu akan mengadakan rapat internal sebelum uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).

"Setelah itu, baru ada kepastian," tandasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya