Selama dua tahun, Aida mengaku sudah tak terhitung berjuang menemui Ritchie. Namun, upaya itu berakhir kandas dan tanpa hasil. "Saya sampai menemui mertua saya di kantor. Tapi sampai sekarang, saya tidak tahu keberadaan anak saya," ungkap Aida.
Atas dasar itu, Aida mengadu ke Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait. Kepada Aida, Arist berjanji siap membantu dengan alasan demi kepentingan terpenuhinya hak anak.
Dikonfirmasi terpisah, Andy melalui pengacaranya, Anton Indradi, membantah sebagai putra bos Gudang Garam. "Itu tidak benar. Boleh cek sendiri siapa pemilik Gudang Garam, siapa petinggi dan bos-bos Gudang Garam itu tidak ada kaitannya dengan Pak Andy," ungkap Anton dalam saluran telepon.
Anton juga membantah kliennya melarang Aida bertemu dengan Ritchie. "Beberapa kali Bu Aida pernah bertemu Ritchie. Cuma persoalannya anaknya sendiri takut dendan Bu Aida. Itu permasalahan psikologis anak," tegas Anton.
(Risna Nur Rahayu)