"Tidak hanya anggaran, tapi sumber-sumber yang besar di daerah-daerah yang masih perlu perbaikan," jelas Nico lagi.
Untuk merealisasikannya, Nico berharap Jokowi dan jajarannya tidak hanya menempatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di pusat kota, melainkan di setiap daerah juga, sehingga bisa menjadi lokomotif pembangunan ekonomi di daerah.
"Kemudian BUMN sebisa mungkin tidak hanya berkantor di Jakarta tapi di daerah-daerah sehingga daerah menjadi lokomotif perekonomian lokal," pungkasnya.
(Randy Wirayudha)