Said Aqil: Nama Tuhan Tidak Musyrik

Angkasa Yudhistira, Jurnalis
Kamis 27 Agustus 2015 12:16 WIB
KH Said Aqil (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj angkat bicara soal Tuhan dan Saiton yang disematkan pada nama orang di Banyuwangi dan Palembang.

Ia mengatakan sebaiknya memberi nama anak dengan memilih kata-kata yang baik.

"Berilah nama anakmu dengan nama-nama yang baik, jangan nama Harb, artinya perang. Saidina Ali (Sahabat Rasul Muhammad SAW) mau namakan anaknya Harb, perang. Enggak boleh, diganti Hasan. Nama Tuhan itu tidak etis lah," kata Said Aqil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Karena itu, Said mengatakan alangkah lebih baik jika nama Tuhan diganti walaupun nama tersebut merupakan pemberian orang tuanya.

"Iya, iya (walau nama pemberian orang tua). Nabi katakan begitu, berilah nama pada anak-anak mu sekalian dengan nama yang baik. Secara etika itu saja, tapi enggak sampai musyirik atau apa. Cuma anjurannya diganti aja," tandasnya.

Senada dengan Said Aqil, Rais Aam PBNU, KH. Makruf Amin mengatakan sebaiknya mereka mengganti nama lantaran dinilai tidak etis nama Tuhan dijadikan nama orang.

"Itu etisnya diganti dengan nama sesuai, misalnya Hamba Tuhan. (Tuhan) Itu terlalu berlebihan, nama itu enggak boleh terlalu besar, tapi enggak boleh juga direndahkan," kata Makruf Amin.

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya