"Justru yang paling banyak masuknya dari Cengkareng, hampir tiap 3-4 kali per pekan ada penyelundupan narkoba," imbuhnya.
Haryo menambahkan, modus yang digunakan oleh para pemasok narkoba ialah menggunakan kurir yang disamarkan sebagai penumpang.
Sebab itu, pihaknya menjamin telah memiliki sistem analisa para pengguna transportasi udara.
"Dibanding lewat kargo, banyak yang nyamar jadi penumpang (kurirnya). Kita punya prosedur, analisa penumpang yang akan datang. Dan pada saat tiba kita pelajari," pungkasnya.
(Rizka Diputra)